Seorang gadis menatap layar ponsel. Tercenung. Patah hati yang dialami dan berusaha dilupakan perlahan merangkak kembali, menyisakan nyeri. Dia tahu, setiap yang patah hati harus segera mencari obat penawar luka. Dan, bahwa mustahil hati terobati, tanpa berusaha move on , melanjutkan hidup sesegera mungkin, betapa pun sulit. Hijrah dari air mata kepada sukacita. Hijrah dari masa lalu dengan menutupnya rapat-rapat, memberi tanda "selesai" hingga tak menjadi beban ketika melangkah menuju masa depan. Hijrah dari kenangan kepada kenyataan. Bersiap mengganti memori yang usang dengan serangkaian kejadian baru. Hijrah dari kekecewaan dengan memaafkan. Tidak ada gunanya bertahan pada kenangn yang menyakitkan. Hanya menambah lama penderitaan dan kesedihan. Patah hati perkara manusiawi, tetapi tidak boleh berlarut-larut. Sebab ketika seseorang berlama-lama dalam perasaan nelangsa, dia kehilangan fokus pada semesta kebaikan yang Allah limpahkan. Assalamual...
Postingan
Menampilkan postingan dari April, 2015
yang terbaik
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kau diam, bukan berarti kau tak peduli. Kau marah, bukan berarti kau benci. Kau tak memberi, bukan berarti kau pelit. Kau mengalah, bukan berarti kau tak mampu. Kau takut, bukan berarti kau tak berani. Kau diam, namun sebenarnya kau sangat peduli. Kau marah, karena kau tau mana yang terbaik untukku. Kau tak memberi, karena kau ingin aku belajar untuk mandiri. Kau mengalah, karena kau ingin melihat seberapa jauh aku memahami tentang hidup ini. Kau takut, takut kehilanganku.. Dia tak ingin membuatmu kecewa. Dia tak ingin kamu melupakannya. Dia tak ingin membuatmu bersedih. Bukannya dia tak peduli denganmu, tapi dia terlalu sibuk untuk membahagiakanmu. Bukannya dia tak banyak bicara, tetapi dia sibuk memikirkan rencana untuk masa depanmu. Dia melakukan itu semua hanya karena satu hal, yaitu cinta. Walaupun cinta Ayah terkadang tak akan terlihat, karena ia memang tak pandai untuk menunjukannya. Ku harap yang terbaik bagimu.