Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Apa ini.

Lagu ini. Mengingatkanku pada seseorang.  Cerita dibalik lagu ini nyaris serupa dengan kisahku. Yang hanya sebagian orang mengetahuinya. Termasuk dia. Mungkin kalian bosan dengan kata yang satu ini, cinta. Sebenarnya hingga saat ini aku belum bisa mendefinisikan apa itu cinta. Sampai akhirnya aku sadar, bahwa cinta tidak bisa diuraikan dengan kata-kata. Melainkan apa yang kamu lakukan dan kamu menyukainya. Mungkin kalian berfikir, bagaimana seorang siswi sekolah menengah bisa memikirkan apa itu cinta. Sedang mereka seharusnya sedang sibuk menuntut ilmu untuk bekal kelak dikemudian hari. Tidak munafik, setiap orang pernah merasakan apa itu cinta. Apalagi di masa sekarang, aku yakin banyak dari kalian yang merasakan jatuh cinta di bangku sekolah. Cinta pada matapelajaran, cinta pada ektrakurikuler, bahkan cinta pada teman sendiri. Aku tahu ini sangat berlebihan untuk dibicarakan. Tapi aku juga merasakannya. 
Seorang gadis menatap layar ponsel. Tercenung. Patah hati yang dialami dan berusaha dilupakan perlahan merangkak kembali, menyisakan nyeri. Dia tahu, setiap yang patah hati harus segera mencari obat penawar luka. Dan, bahwa mustahil hati terobati, tanpa berusaha  move on , melanjutkan hidup sesegera mungkin, betapa pun sulit. Hijrah dari air mata kepada sukacita. Hijrah dari masa lalu dengan menutupnya rapat-rapat, memberi tanda "selesai" hingga tak menjadi beban ketika melangkah menuju masa depan. Hijrah dari kenangan kepada kenyataan. Bersiap mengganti memori yang usang dengan serangkaian kejadian baru. Hijrah dari kekecewaan dengan memaafkan. Tidak ada gunanya bertahan pada kenangn yang menyakitkan. Hanya menambah lama penderitaan dan kesedihan. Patah hati perkara manusiawi, tetapi tidak boleh berlarut-larut. Sebab ketika seseorang berlama-lama dalam perasaan nelangsa, dia kehilangan fokus pada semesta kebaikan yang Allah limpahkan. Assalamual...

yang terbaik

Kau diam, bukan berarti kau tak peduli. Kau marah, bukan berarti kau benci. Kau tak memberi, bukan berarti kau pelit. Kau mengalah, bukan berarti kau tak mampu. Kau takut, bukan berarti kau tak berani. Kau diam, namun sebenarnya kau sangat peduli. Kau marah, karena kau tau mana yang terbaik untukku. Kau tak memberi, karena kau ingin aku belajar untuk mandiri. Kau mengalah, karena kau ingin melihat seberapa jauh aku memahami tentang hidup ini. Kau takut, takut kehilanganku.. Dia tak ingin membuatmu kecewa. Dia tak ingin kamu melupakannya. Dia tak ingin membuatmu bersedih. Bukannya dia tak peduli denganmu, tapi dia terlalu sibuk untuk membahagiakanmu. Bukannya dia tak banyak bicara, tetapi dia sibuk memikirkan rencana untuk masa depanmu. Dia melakukan itu semua hanya karena satu hal, yaitu cinta. Walaupun cinta Ayah terkadang tak akan terlihat, karena ia memang tak pandai untuk menunjukannya. Ku harap yang terbaik bagimu.

Mencintai Jatuh

Dalam hidup, ada hal-hal yang tak pernah kita rencanakan justru yang terjadi. Bisa jadi dalam perjalanan hidup ini, kita memiliki rasa terhadap sesuatu, terhadap seseorang. Ada rasa kecewa terhadap keadaan yang sedang berjalan, ada rasa benci terhadap orang yang menurut kita mengecewakan, ada rasa cinta pada seseorang yang menawan. Apa yang sedang terjadi dan sedang berjalan ini tidak serta merta membuat masa depan kita berjalan seperti dugaan. Kita jatuh cinta pada seseorang tidak akan membuat masa depan kita pasti dengan orang tersebut. Kita kecewa pada keadaan juga tidak lantas membuat masa depan kita berantakan. Karena hidup adalah sekumpulan ujian. Hidup adalah belajar tentang menjalani keikhlasan. Kita mungkin berharap sesuatu yang sedang kita damba hari ini. Kita mungkin menghindari sesuatu yang kita benci hari ini. Apapun yang sedang terjadi dalam hidup ini. Jangan pernah lupa bahwa kita tidak pernah dibiarkan seorang diri. Kita dijaga, tapi kita tidak mau dijaga,...

Trip To Jakarta 2

Gambar
Assalamualaikum!        Akhirnya saya bisa ngepost lagi nih. Kali ini saya mau nyeritain kejadian 4 hari yang lalu, 10 Maret 2015. Saya, Salwa, Titi, Fikih, sama Hanief pergi ke Jakarta naik kereta. Tiket kita beli sehari sebelumnya biar gak kehabisan. Harga tiketnya itu Rp 30.000,- ekonomi(ac) Kalimaya jurusan Tanah Abang. Sekarang enak kalo mau kemana-mana naik kereta dari Cilegon, ada~ Nunggu kereta datang~        Lanjut yaa. Kereta datang jam 05.48. Kita ketemu di stasiun jam 05.30. Tapi kereta datangnya gak sesuai harapan. Kereta telat 3menit(doang sih), dan Fikih bilang “Itu keretanya lagi nambal ban di sana”-__- kereta datang, kita langsung naik dan nyari gerbong 3. Berhubung yang ikut 5 orang, jadi kita duduknya gak jauh-jauhan. Kursi udah ketemu kita langsung nempatin. Disebelah kita ka nada ibu-ibu gitu sepertinya mereka mau ke Tanah Abang. Disitu salah satu ibu-ibu ngomong gini, “Ini mau pada belanja apa disana.” Ya kali ...

January 13th

Gambar
Assalamualaikum! Cuaca dan suasana malam ini sangat mendukung saya untuk memposting sesuatu. Suara air hujan, udara yang dingin, musik yang mellow, rasanya cukup untuk menemani saya menulis blog ini. Cuma satu yang kurang, secangkir teh hangat dan juga...semangat. (Itu dua sist) Akhirnya masih bisa berjumpa dengan tanggal 13 pertama di tahun 2015..../yha. Today's page 13of365. Begitukah? Jadi inget satu tahun yang lalu. Pertama kali membuka percakapan dengan beberapa orang yang sekarang saya anggap sebagai sahabat. Bahkan keluarga. (Asik.) Saat itu sekolah lagi ada acara memperingati hari Maulid Nabi. 3 teman saya jadi panitia, 2lainnya engga. Mereka adalah...(gak usah disebutin ya. Hehe..) Awal kita ngobrol gak jelas sampe berujung ke foto selfie, sampai sekarangpun itu foto masih ada dan tersimpan di folder #dejavu. Iya, awalnya nama pertemanan ini de javu. Lalu ganti beberapakali sampai pada akhirnya, grup ini dinamakan "TigaBelas". Mungkin karena mayoritas(?) a...